PELATIHAN PARALAYANG KE-3 DI TAHUN 2020 OLEH DISPARBUDPORA

Untuk mengembangkan cabang olahraga sekaligus mengangkat Destinasi Wisata Paralayang, Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar menggelar pelatihan atlit paralayang.

Bertempat di Balai Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 orang calon atlet Kabupaten Blitar yang memiliki minat dan bakat pada cabang olahraga paralayang.

Kegiatan pelatihan ini digelar selama dua hari dengan diisi materi dan teori dasar paralayang dan juga kegiatan praktek di lapangan yang akan dilaksanakan di Wisata Paralayang Batu, Malang. Nantinya dari pelatihan teori dasar dan praktek akan di ambil 4 orang calon atlet yang berbakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso mengatakan, kegiatan pelatihan paralayang ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar terhadap perkembangan dunia olahraga di Kabupaten Blitar. Salah satunya yakni cabang olahraga paralayang.

“Ini adalah pelatihan periode yang ketiga yakni periode tahun 2020, tentu kita sangat mengapresiasi dan bangga karena di dua pelatihan sebelumnya sudah melahirkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional. Sehingga dunia paralayang di Blitar ini mendapat perhatian besar dari tingkat nasional,” kata Suhendro.

Dia menambahkan, pihaknya akan terus mendukung perkembangan olahraga di Kabupaten Blitar, dengan harapan bisa memunculkan atlet-atlet paralayang berprestasi yang dapat membawa nama Kabupaten Blitar.

“Dengan adanya pelatihan ini diharapkan barangakali kedepan mimpi kita bersama akan ada sekolah paralayang di Blitar. Karena ternyata, atlet-atlet Blitar ini sangat luar biasa dan juga didukung dengan bentang alam di Blitar sangat mendukung untuk olahraga paralayang” jelasnya.

Dia berharap, dari olahraga paralayang ini selain dari segi olahraga prestasi juga dapat diarahkan menjadi sebuah kegiatan wisata. Karena dengan olahraga paralayang akan membuka spot-spot wisata alam, seperti di bebukitan yang tinggi dan menawarkan panorama alam yang indah.

“Melalui paralayang kita juga berharap selain sebagai olahraga prestasi, ini juga kita arahkan sebagai tourism atau olahraga yang sifatnya juga untuk wisata. Karena dengan paralayang tentu kita akan membutuhkan tempat yang tinggi. Dan di Blitar banyak landscape bebukitan, pegunungan pantai dan tempat-tempat yang bagus untuk dunia paralayang dan dunia wisata. Harapan kedepan dari olahraga paralayang ini selain melahirkan atlet-atlet berprestasi juga bisa mengangkat dunia pariwisata di Blitar,” tandasnya.

Info Update Penyebaran Covid19 Di Dunia