MENGEKSPLORE KEKAYAAN POTENSI WISATA DI KABUPATEN BLITAR DENGAN OVERLAND LOS 2020


Blitar
– Blitar memang terkenal dengan potensi wisatanya yang beranekaragam. Mulai dari wisata sejarah, budaya, wisata buatan hingga wisata alam pegunungan, perbukitan, kawasan pantai ada di Blitar. Tak ayal jika daerah yang terkenal dengan sebutan Bumi Laya Ika Tantra Adhi Raja ini banyak menarik minat kunjungan wisatawan. Cara menikmatinya pun bermacam-macam. Mulai dengan backpacker, dengan paket wisata hingga menggunakan kendaraan sendiri. Salah satu yang paling menantang dan bisa memacu adrenalin adalah dengan mengendarai Jeep secara offroad. Seperti halnya offroad Overland yang digelar komunitas Lamongan Offroad Society (LOS).

Tiba di Blitar sekitar pukul 13.00 WIB, komunitas LOS langsung menuju Tourism Information Center (TIC) Wlingi di Eks Kawedanan Wlingi, Kabupaten Blitar, Sabtu (19/9/2020). Mereka disambut oleh para petugas dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar untuk mendapat arahan dan informasi tentang pariwisata di Kabupaten Blitar.

“Salah satu fungsi dari TIC ini adalah untuk menyediakan informasi bagi wisatawan yang datang ke Blitar. Di masa adaptasi kebiasaan baru ini sektor pariwisata di Kabupaten Blitar mulai berjalan, oleh karena itu wisatawan yang datang kita arahkan mana saja wisata yang sudah bisa dikunjungi serta menerapkan protokol kesehatan,” kata Agus Muntalib Setiawan, Kelapa Bidang Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Parbudpora Kabupaten Blitar.

Dia menambahkan, peran lain TIC yaitu membantu dan mempermudah perjalanan wisatawan, meningkatkan jumlah kunjungan, perpanjangan tangan stakeholder, media promosi, dan mengumpulkan data wisatawan. “Perlu kita tekankan bahwa penerapan protokol kesehatan bagi wisatawan merupakan hal wajib ketika berkunjung ke Blitar. Hal ini tidak lain untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” jelas Agus.

Sementara itu, Ketua Lamongan Offroad Society Kiki Widiantono mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Blitar yang selalu sigap dan hangat menyambut wisatawan. Menurutnya, keberadaan TIC memberikan banyak gambaran tentang pariwisata di Kabupaten Blitar.

“Kita sangat berterimakasih pada Pemkab Blitar, terutama Dinas Pariwisata yang telah menyambut baik kedatangan kita, kegiatan ini kita ingin mengangkat dan ikut mempromosikan potensi wisata yang ada di Blitar. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, rencananya kita akan eksplore di daerah Blitar Selatan karena kita tau wisata alamnya sangat banyak yang perlu diekspose,” tukasnya.

Perlu diketahui, bahwa setelah tutup sementara selama beberapa bulan, kini pemerintah Kabupaten Blitar telah membuka kembali 12 destinasi wisata serta situs cagar budaya. Hal ini melalui hasil monitoring evaluasi penerapan protokol kesehatan serta verifikasi Tim Gugus Tugas. Tentunya tidak lain dalam rangka memfungsikan kembali sektor pariwisata sebagai bagian agenda pembangunan daerah Kabupaten Blitar.

Follow by Email
Facebook
Twitter
Info Update Penyebaran Covid19 Di Dunia