Pemkab Blitar Mengadakan Pelatihan Manajemen Homestay Sebagai Upaya Membangkitkan Sektor Pariwisata Pasca Pandemi

Blitar – Dalam rangka meningkatkan daya saing pariwisata di Kabupaten Blitar, Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar mengelar pelatihan manajemen homestay agar usaha ekonomi para pelaku wisata yang terdampak pandemi covid-19 kembali menggeliat.

Pelatihan yang digelar mulai Senin-Rabu 30 Agustus hingga 2 September 2020 ini diikuti oleh sekitar 50 orang pengelola jasa usaha homestay dan penginapan yang dilaksanakan di Kampung Wisata Ekologis Puspa Jagad, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata, Dinas Parbudpora Kabupaten Blitar, Arinal Huda mengatakan, Pelatihan manajemen tata kelola homestay ini merupakan salah satu upaya Pemkab Blitar guna menggeliatkan kembali sektor pariwisata di era adaptasi kebiasaan baru. Menurutnya, pandemi covid-19 banyak menghambat kinerja pembangunan sektor pariwisata karena minimnya tingkat kunjungan wisatawan dan pengguna jasa penginapan di Kabupaten Blitar mengalami penurunan drastis.

“Di era pandemi Covid-19 saat ini tentu semua sektor berubah total. Dampak covid-19 terhadap pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten sangat terasa karena banyak usaha jasa homestay dan penginapan yang ditutup akibat penerapan pembatasan sosial dan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Arinal Huda, Selasa (1/9/2020).

Menurutnya, penerapan era adaptasi kebiasaan baru yang diawali dengan mulai dibukanya tempat-tempat wisata dan pusat-pusat perekonomian di Kabupaten Blitar dengan melaksanakan protokol kesehatan. Untuk itu, sektor usaha jasa penginapan dan homestay juga harus menyesuaikan dengan sistem pelayanan yang memadai sesuai protokol kesehatan guna mencegah potensi penyebaran covid-19.

“Semula pelatihan-pelatihan yang kita anggarkan ada banyak, akan tetapi adanya pandemi ini semua dialihkan untuk penanganan covid-19. Sisanya pelatihan tata kelola dan manajemen homestay saja yang bisa dilaksanakan. Oleh karena itu, harapan kami pelatihan yang sedang dilakukan itu mampu mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah ini khususnya bagi pelaku usaha sektor pariwisata di Kabupaten Blitar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Huda menambahkan, pengelola homestay dan penginapan perlu terus meningkatkan kwalitas pelayanan yang didukung sumber daya manusia (SDM) yang memadai sehingga penerapan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran covid-19 dilakukan secara baik sehingga perekonomian di sektor pariwisata berangsur pulih kembali.

“Saat ini tingkat keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisata saja, akan tetapi juga berapa lama rata-rata wisatawan tinggal dan menginap di daerah tersebut. Oleh karena itu, harapan kami dari pelatihan ini teman-teman pengelola homestay ini bisa menerapkan ilmu yang diperoleh sehingga bisa menjadi sarana awal untuk menmbangkitkan sektor ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Blitar lebih baik lagi,” tuntasnya.

Follow by Email
Facebook
Twitter
Info Update Penyebaran Covid19 Di Dunia