0 0

Disparbudpora Gelar Monitoring Evaluasi Destinasi Wisata Wisuta Tangkil dan Sinyo Kamulyan

Read Time:3 Minute, 3 Second

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) bersama Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar menggelar kunjungan kerja monitoring evaluasi penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata sektor timur Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Rabu (3/2/2021).

Turut serta dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Perwakilan Biro Perjalanan Wisata, Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia, Muspika Kecamatan Wlingi.

Kepala Bidang Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata, Dinas Parbudpora Kabupaten Blitar, Arinal Huda mengatakan, kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti permohonan pembukaan destinasi wisata di masa pandemi covid-19.

“Hari ini ada 2 destinasi wisata yangkita evaluasi yakni Wisata Susukan Tangkil (Wisuta) dan kolam renang Sinyo Kamulyan Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi. Dalam kunjungan ini kita melihat langsung kesiapan kedua destinasi tersebut dalam menerapkan protokol kesehatan sebelum kita rekomendasi untuk bisa buka dan beroperasi,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut Huda menjelaskan, secara umum, baik Wisuta Tangkil maupun Kolam Renang Sinyo Kamulyan keduanya sudah cukup memenuhi standard penerapan protokol kesehatan dari Tim Gugus Tugas. Akan tetapi masih ada beberapa persyaratan yang perlu dilengkapi sebelum mendapat rekomendasi untuk buka.

“Dari hasil pantauan kami bersama tim gugus tugas secara umum keduanya sudah cukup bagus dalam penerapan protokol kesehatan. Namun ada beberapa persyaratan yang perlu disempurnakan. Misalnya pembatasan kunjungan dan persyaratan khusus untuk pengunjung kolam renang, serta tim gugus tugas internal di masing-masing destinasi, yang bekerjasama dengan puskesmas setempat,” tambahnya.

Saat ini Pemkab Blitar telah membuka sebanyak 61 destinasi wisata dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Jumlah tersebut terdiri dari 29 destinasi wisata yang dikelola umum atau masyarakat serta 32 destinasi cagar budaya di bawah naungan BPCB Jawa Timur.

“Meski wisata sudah buka dengan protokol kesehatan kami juga menghimbau pada wisatawan agar tetap waspada saat berada di destinasi wisata. Masyarakat juga harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk mengurangi potensi penyebaran covid-19 di Kabupaten Blitar,” tuntasnya.

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) bersama Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar menggelar kunjungan kerja monitoring evaluasi penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata sektor timur Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Rabu (3/2/2021).

Turut serta dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Perwakilan Biro Perjalanan Wisata, Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia, Muspika Kecamatan Wlingi.

Kepala Bidang Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata, Dinas Parbudpora Kabupaten Blitar, Arinal Huda mengatakan, kunjungan ini dalam rangka menindaklanjuti permohonan pembukaan destinasi wisata di masa pandemi covid-19.

“Hari ini ada 2 destinasi wisata yangkita evaluasi yakni Wisata Susukan Tangkil (Wisuta) dan kolam renang Sinyo Kamulyan Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi. Dalam kunjungan ini kita melihat langsung kesiapan kedua destinasi tersebut dalam menerapkan protokol kesehatan sebelum kita rekomendasi untuk bisa buka dan beroperasi,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut Huda menjelaskan, secara umum, baik Wisuta Tangkil maupun Kolam Renang Sinyo Kamulyan keduanya sudah cukup memenuhi standard penerapan protokol kesehatan dari Tim Gugus Tugas. Akan tetapi masih ada beberapa persyaratan yang perlu dilengkapi sebelum mendapat rekomendasi untuk buka.

“Dari hasil pantauan kami bersama tim gugus tugas secara umum keduanya sudah cukup bagus dalam penerapan protokol kesehatan. Namun ada beberapa persyaratan yang perlu disempurnakan. Misalnya pembatasan kunjungan dan persyaratan khusus untuk pengunjung kolam renang, serta tim gugus tugas internal di masing-masing destinasi, yang bekerjasama dengan puskesmas setempat,” tambahnya.

Saat ini Pemkab Blitar telah membuka sebanyak 61 destinasi wisata dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Jumlah tersebut terdiri dari 29 destinasi wisata yang dikelola umum atau masyarakat serta 32 destinasi cagar budaya di bawah naungan BPCB Jawa Timur.

“Meski wisata sudah buka dengan protokol kesehatan kami juga menghimbau pada wisatawan agar tetap waspada saat berada di destinasi wisata. Masyarakat juga harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk mengurangi potensi penyebaran covid-19 di Kabupaten Blitar,” tuntasnya.

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Follow by Email
Facebook
Twitter