0 0
Kesederhanaan Melasti di Pantai Jolosutro Blitar (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)

Kesederhanaan Upacara Melasti di Pantai Jolosutro Blitar

Read Time:1 Minute, 55 Second

Umat Hindu di Kabupaten Blitar menggelar upacara Melasti di Pantai Jolosutro, Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, Minggu (7/3/2021).

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, upacara Melasti kaki ini dilangsungkan dengan cara sederhana. Tak ada arak-arakan gunungan dari aneka jenis buah-buahan maupun sayuran. Peserta melasti hanya membawa sesaji di tangan, berjalan di tepi pantai.

Ketua Persada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten dan Kota Blitar, Lestari mengatakan bila tiap tahun upacara melasti diikuti ribuan umat Hindu di Kabupaten dan Kota Blitar, kali ini dibatasi 5 orang perwakilan dari tiap Pura. Hal ini guna mengurangi potensi penyebaran covid-19 yang masih merebak. Selanjutnya ritual sembahyang dilanjutkan dengan larung sesaji.

“Melasti kali ini merupakan kegiatan Untuk menyongsong Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943. Meskipun dalam masa pandemi Covid 19 kegiatan melasti tetap diadakan dengan protokol kesehatan. PHDI bersama Panitia Hari Raya Nyepi tahun ini sudah membuat suatu edaran untuk menghimbau umat hindu yang ada di Kabupaten dan Kota Blitar tetap bisa melaksanakan dengan perwakilan sesuai dengan edaran yang dibuat, masing-masing pura hanya boleh diwakili oleh 5 orang,” ungkapnya.

Kesederhanaan Melasti di Pantai Jolosutro Blitar (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)
Kesederhanaan Melasti di Pantai Jolosutro Blitar (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)

Upacara Melasti merupakan ritual pensucian yang dilakukan Umat Hindu sebelum melaksanakan tapa brata Hari Raya Nyepi. Upacara ini dilakukan umat Hindu guna membuang segala macam kotoran jasmani dan rohani agar khidmat dalam pelaksanaan ritual Nyepi.

“Hari ini antusias umat Hindu cukup banyak karena kita tahu bersama bahwa sudah 2 tahun ini kita tidak bisa melaksanakan kegiatan keagamaan secara maksimal seperti sebelum ada pandemi Covid-19,” tambahnya.

Kesederhanaan Melasti di Pantai Jolosutro Blitar (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)
Kesederhanaan Melasti di Pantai Jolosutro Blitar (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)

Dalam kepercayaan Hindu, sumber air suci seperti air danau dan laut dianggap sebagai asal tirta amerta atau air kehidupan yang dapat menyucikan segala kotoran di dalam diri manusia dan alam.

“Hari ini kita bakti kepada baruna sebelum melaksanakan tapa brata penyepian untuk melepaskan kekotoran-kekotoran secara niskalanya, secara sekalanya kita adalah melaksanakan bhakti kepada Sang Hyang Widi supaya semua kekotoran yang ada di dunia ini bisa terlepas di upacara melasti kali ini. Harapan kedepan pandemi covid-19 yang ada di Nusantara khususnya di Kabupaten Blitar bisa segera sirna sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan seperti sediakala,” tuntasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Follow by Email
Facebook
Twitter