0 0
Pisowanan Agung, Prosesi Puncak Peringatan Hari Jadi Blitar ke 697 Digelar Sederhana (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)

Pisowanan Agung, Prosesi Puncak Peringatan Hari Jadi Blitar ke 697 Digelar Sederhana

Read Time:2 Minute, 32 Second

BLITAR – Puncak acara Peringatan Hari Jadi Blitar ke-697 ditandai dengan upacara Pisowanan Agung yang digelar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, utara Alun-Alun Kota Blitar, Kamis (5/8/2021).

Peringatan Hari Jadi Blitar ke 697 ini masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni dirayakan dengan sederhana dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Meski sederhana, upacara Pisowanan Agung terlaksana dengan khikmad dan penuh makna.

Pisowanan Agung diawali prosesi Jengkaran Bupati dari Paringgitan ke Paseban di Pendopo Agung Ronggo Hadinegoro. Dalam prosesi ini Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto dan juga Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar. Prosesi ini diikuti oleh perwakilan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Blitar lengkap dengan mengenakan pakaian adat Jawa.

Acara dilanjutkan prosesi penyerahan Pusaka Panji-panji Kabupaten Blitar yang terdiri atas Kitab Sejarah, Panji Lambang Daerah, dan Damar Hurub Hambangun Praja oleh Pasukan Bhayangkara.

Pusaka Panji-panji Kabupaten Blitar itu kemudian diserahkan ke Bupati Blitar, Rini Syarifah yang didampingi Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso, dan Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. Prosesi dilanjutkan dengan Waosan Serat Kekancingan yakni pembacaan sejarah penetapan Hari Jadi Blitar.

Pisowanan Agung merupakan prosesi inti yang dilaksanakan setiap peringatan Hari Jadi Blitar. Upacara Pisowanan Agung dilaksanakan bertepatan dengan Hari Jadi Blitar pada 5 Agustus. Tahun ini, Peringatan Hari Jadi Blitar ke 697 ini diperingati dengan sederhana dengan protokol kesehatan yang ketat seperti tahun sebelumnya.

Pisowanan Agung, Prosesi Puncak Peringatan Hari Jadi Blitar ke 697 Digelar Sederhana (Foto: Tim Kreatif Disparbudpora Kabupaten Blitar)

“Kali ini peringatan Hari Jadi Blitar kita peringati dengan sederhana dengan protokol kesehatan yang ketat. Tanpa mengurangi rasa hikmad, maknanya sangat luar biasa sekali, hari jadi ini kita menghormati perjuangan Bupati yang terdahulu. Dan kita akan meneruskan cita-cita beliau supaya Blitar lebih maju dan sejahtera,” kata Bupati Rini Syarifah, Kamis (5/8/2021).

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Blitar tersebut berpesan, dalam kondisi saat ini tentunya kita harus turut prihatin karena sedang ditimpa musibah pandemi Covid-19. Sehingga sejumlah agenda banyak yang ditiadakan. Meski diselenggarakan dengan sederhana, dengan semangat peringatan Hari Jadi Blitar ke 697 diharapkan keadaan akan terus membaik.

“Pesan kami di masa pandemi ini, kita adakan acara yang sederhana dengan memohon doa kepada Allah semoga kita bisa diberikan kesehatan dan masyarakat lebih mematuhi protokol kesehatan. Lebih jauh kami berharap pandemi Covid 19 ini bisa lekas hilang dari bumi Pertiwi. Sehingga kita beraktivitas seperti sediakala,” ungkap Bupati.

Bupati berharap, dengan semangat peringatan Hari Jadi Blitar ke 697 ini dapat memberikan semangat bagi seluruh masyarakat untuk berjuang melawan pandemi Covid-19 dengan terus mentaati protokol kesehatan serta anjuran pemerintah. Sehingga bisa membawa Kabupaten Blitar semakin maju dan sejahtera.

“Mari seluruh masyarakat kabupaten Blitar kita majukan kabupaten Blitar ini untuk menjadi kabupaten yang lebih sejahtera. Kita harus berjuang melawan pandemi dengan hati tulus ikhlas dan sadar diri bahwa virus Corona ini sangat berbahaya. Oleh karena itu, ayo prokes kita harus taati. Bakti sosial akan terus kita Galang untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi,” tuntasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Follow by Email
Facebook
Twitter