0 0
Tingktkan Kualitas Pelayanan Kepariwisataan, Disparbudpora Kabupaten Blitar Gelar Uji Kompetensi Pariwisata

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kepariwisataan, Disparbudpora Kabupaten Blitar Gelar Uji Kompetensi Pariwisata

Read Time:1 Minute, 58 Second

Blitar – Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepariwisataan dan produktivitas usaha pariwisata, sebanyak 50 pekerja dan pegiat di bidang pariwisata Kabupaten Blitar ikuti kegiatan uji kompetensi di Gedung Graha Bhakti Budaya Disparbudpora Kabupaten Blitar, Kamis (10/6/2021).

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso mengungkapkan kegiatan uji kompetensi bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Cakra Wikara Indonesia (CWI) dan Indonesia Event Industry Council (IVENDO) untuk peningkatan SDM di bidang kepariwisataan.

Sertifikasi kompetensi di bidang pariwisata bertujuan untuk memberikan pengakuan terhadap kompetensi tenaga kerja dan sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di bidang MICE, Keamanan Pangan, Kepemanduan Wisata, Restoran/ Café, Perhotelan dan Perjalanan Pariwisata.

Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor pariwisata di Kabupaten Blitar. Diharapkan dengan adanya Uji Kompetensi ini dapat berangsur angsur memulihkan kunjungan wisatawan domestik di Kabupaten Blitar.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Cakra Wikara Indonesia (CWI) dan Indonesia Event Industry Council (IVENDO) yang telah mengadakan uji kompetensi ini, disini kami dari pihak dinas selaku fasilitator telah mengfasilitasi kegiatan ini untuk kemajuan pariwisata di Blitar. Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan ini perlu diadakan karena sangat bermanfaat untuk kesiapan SDM Pariwisata dalam memberikan pelayanan yang baik,” kata Suhendro.

Dia berharap dalam kegiatan ini, para peserta dapat mengikuti proses uji kompetensi dengan sungguh-sungguh. Dengan bekal kompetensi yang tersertifikasi secara nasional diharapkan pelayanan pariwisata akan terstandart sehingga dapat memperbaiki image parwisata di Kabupaten Blitar.

”Kami optimis bahwa setelah pandemi berlalu, dengan segala persiapan dan penguatan pada segala lini, pada saatnya nanti akan membawa pariwisata Blitar akan bangkit dengan pesat. Kami berharap para peserta bisa mengikuti proses assessment yang direkomendasikan serta mendapatkan sertifikat kompetensi,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini sertifikasi kompetensi profesi dalam bidang pariwisata merupakan sebuah kebutuhan, mengingat adanya perubahan tren pariwisata di masa pandemi. Selain itu, secara presentase jumlah tenaga kerja sektor pariwisata yang telah bersertifikasi di Kabupaten Blitar masih kurang dari 5 persen. Sehingga, kegiatan ini akan terus digalakkan guna meningkatkan daya saing pariwisata.

“Perlu diketahui bahwa situasi pandemi saat ini pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak. Karena adanya pembatasan dalam sektor usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, namun hal ini bukan suatu kemunduran untuk dunia pariwisata, akan tetapi kita melihat pada sisi yang lain bahwa momentum ini kita siapkan untuk membenahi segala lini, sehingga pada saatnya nanti pariwisata Blitar bisa bangkit kembali dan berkembang lebih baik lagi,” tukasnya.

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Follow by Email
Facebook
Twitter